Menteri Eko Putro Sandjojo: Desa Fokus Utama Pembangunan
Ayo Bangun Desa - Desa menjadi prioritas pembangunan. Presiden Joko Widodo melalui kebijakan taktik nasional nawacita mengutamakan pembangunan dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan.
Menteri Desa PDTT, Eko Putro Sandjojo |
"Ini berarti desa sebagai fokus dan lokus utama pembangunan," ujar Menteri Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo, BSEE., MBA dihadapan ratusan mahasiswa pascasarjana ketika kuliah umum di Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama).
Menteri Desa PDTT Eko Putro Sandjojo, BSEE., MBA hadir sebagai dosen tamu dalam kuliah umum yang bertema Penguatan Peran Perguruan Tinggi Dalam Pembangunan Daerah dan Masyarakat Desa.
"Desa sanggup menjadi pengungkit ekonomi nasional," dia menambahkan. Dalam presentasinya, Menteri Eko Putro Sandjojo memberikan 58,4 juta dari 125 juta angkatan kerja di Indonesia berada di desa.
"Jika 58,4 juta angkatan kerja di desa mempunyai penghasilan rata-rata Rp 2 Juta per bulan, maka akan ada Rp 116,8 Triliun uang yang beredar di desa," ujarnya.
"Artinya, setiap tahun akan terdapat Rp 1.402 Triliun uang yang beredar di desa," dia melanjutkan.
Mengakhiri kuliah umumnya, Menteri Eko Putro Sandjojo, mengajak mahasiswa dan pengusaha muda untuk membangun potensi desa.
"Jika acara ekonomi desa meningkat maka akan berdampak konkret pada peningkatan pertumbuhan ekonomi desa yang akan kuat terhadap pertumbuhan ekonomi nasional," dia memungkasi.
Menteri Desa PDTT Eko Putro Sandjojo, BSEE., MBA hadir sebagai dosen tamu dalam kuliah umum yang bertema Penguatan Peran Perguruan Tinggi Dalam Pembangunan Daerah dan Masyarakat Desa.
"Desa sanggup menjadi pengungkit ekonomi nasional," dia menambahkan. Dalam presentasinya, Menteri Eko Putro Sandjojo memberikan 58,4 juta dari 125 juta angkatan kerja di Indonesia berada di desa.
"Jika 58,4 juta angkatan kerja di desa mempunyai penghasilan rata-rata Rp 2 Juta per bulan, maka akan ada Rp 116,8 Triliun uang yang beredar di desa," ujarnya.
"Artinya, setiap tahun akan terdapat Rp 1.402 Triliun uang yang beredar di desa," dia melanjutkan.
Mengakhiri kuliah umumnya, Menteri Eko Putro Sandjojo, mengajak mahasiswa dan pengusaha muda untuk membangun potensi desa.
"Jika acara ekonomi desa meningkat maka akan berdampak konkret pada peningkatan pertumbuhan ekonomi desa yang akan kuat terhadap pertumbuhan ekonomi nasional," dia memungkasi.
Liputan6.com