Dana Desa Sudah Cair Untuk 140 Kabupaten, Yang Lain Inilah Kendalanya
Ilustrasi: Dana Desa |
Hal itu disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) Anwar Sanusi seusai mengikuti pertemuan dengan 13 bupati di Hotel Luwansa, Kamis (27/4).
Menurutnya, dana desa yang dikucurkan untuk 74.910 desa yang tersebar di 434 kabupaten tersebut ialah sebesar Rp 60 triliun dengan pencairannya terbagi dua tahapan ialah bulan April dan Agustus.
"Pencairan dana desa untuk tahap pertama pada bulan april gres sekitar 40 persen. Memang belum 100 persen lantaran masih terdapat kendala," katanya.
Baca: Pemda Berkinerja Buruk Terancam Tak Terima Dana Desa
Kendala tersebut, kata Anwar, disebabkan permasalahan manajemen ibarat laporan penggunaan dana desa pada 2016 yang masih belum diselesaikan. Laporan tersebut merupakan kewajiban yang harus dibentuk oleh setiap desa dan kabupaten.
"Inilah yang menjadi masalah lambatnya pencairan dana desa ke kabupaten. Oleh lantaran itu, kita akan terus lakukan pemantauan dan pendampingan terhadap desa atau kabupaten yang belum menuntaskan laporan penggunaan dana desa," katanya.
Bukan hanya itu, tambah anwar, Kemendes PDTT akan melaksanakan koordinasi dengan kementerian dalam negeri biar kedepannya menciptakan sistem berbasis IT untuk memudahkan laporan penggunaan dana desa
"Kami akan terus koordinasi dengan Kemendagri untuk menciptakan laporan penggunaan dana desa yang lebih sederhana lagi," katanya.
Anwar menargetkan untuk pencairan dana desa tahap pertama akan terselesaikan pada bulan Mei atau sebelum pencairan dana desa tahap kedua pada bulan Agustus mendatang.
"Dana desa tahap kedua dicairkan bulan Agustus. Mudah-mudahan dibulan Mei semuanya sanggup cair. Kami targetkan Mei sudah cair semua," tegasnya.(*)
Beritasatu.com